Pernyataan Syarat-syarat Presiden Yang Baru/Criteria To Become Indonesia's New President
Situs ini dirobah sesuai dengan jalannya perkembangan politis di Indonesia

Sejak tanggal 24 Juli sampai dengan Januari 2002, surat ini telah ditandatangani oleh lebih dari 300 (tiga ratus) KELOMPOK terkait.

SYARAT-SYARAT  MENJADI  PRESIDEN  BARU Tahun 2004
HAK INDONESIA MENJADI NEGARA ADIDAYA
REPUBLIK INDONESIA
Oleh para Sesepuh-Suku Masyarakat Papua
Surat ini disebarluaskan ke dunia nasional dan internasional melalui situs internet dengan alamat
http://go.to/syaratmenjadipresiden
Tanggal
Nomor
Lampiran
Perihal
24 Juli, 2001
001/PDP-RI/IJ/2001
1 (satu) Bundel
1. PERNYATAAN DUKUNGAN PENGGANTIAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
2. GAGASAN  PEMILIHAN  PRESIDEN  LANGSUNG  OLEH  RAKYAT
3. SYARAT-SYARAT  PIMPINAN  BARU  REPUBLIK  INDONESIA
Mengetahui :  A.  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Irian Jaya
B.  Gubernur Daerah Propinsi Irian Jaya
                                                                                                                       Kepada Yth.
                                                                                                                       Bapak Ketua MPR-R.I.
                                                                                                                       Bapak Ketua DPR-R.I.
                                                                                                                       Bapak-Bapak Para Ketua Fraksi

                                                                                                                                              Di Jakarta


Sejak tanggal 24 Juli sampai dengan Januari 2002, surat ini telah ditandatangani oleh lebih dari 300 (tiga ratus) KELOMPOK terkait.
Dengan hormat,

Kami para pimpinan suku Papua, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Organisasi Massa yang mewakili rakyat Papua dengan tanda tangan-tangan terlampir, merasa memiliki andil dalam pembangunan Republik Indonesia. Karena kekayaan sumber alam milik Bangsa Papua yang disumbangkan selama puluhan tahun kepada Republik Indonesia, dengan ini menyatakan stabilitas ekonomi, masalah politik dan ekonomi di anggap sangat penting. 

Indonesia sebagai bangsa nomor 4 terbesar dunia dengan luas yang memerlukan 10 jam penerbangan melintasi perbatasannya, MEMILIKI HAK MENJADI NEGARA ADIDAYA. Sudah saatnya kita menjadi Negara Adidaya seperti Amerika Serikat dan Jepang. Indonesia perlu dipimpin seorang pemimpin yang berani, dan akan membawa Indonesia ke tingkat ini, di hormati dan di hargai karena kekuatan ekonomi dan kemakmuran rakyatnya. Ini tercapai apabila ada keadilan, bebas korupsi dan kronisme.

Kami masyarakat Papua di Propinsi Irian Jaya menyatakan bahwa latar belakang politik mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjalankan roda Pemerintahan Republik Indonesia dan Pembangunan Negara kita yang tercinta selama ini tidak berdampak positif.

Presiden Gus Dur tidak dapat dan tidak mampu mengendalikan serta tidak mengakomodir aspirasi dan harapan Rakyat Indonesia pada umumnya, dan Rakyat Papua pada khususnya.

Karena ini, kami Rakyat Papua sangat mendukung penuh Sidang Istimewa (SI) MPR-RI yang secara konstitusional menurunkan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) diganti dengan seorang presiden baru yang memiliki pengalaman, memberi bukti menyumbang kepada bangsa, perduli nasib rakyat, memiliki rasa keadilan, dan pernah merasakan duka yang dialami rakyat kecil agar sebagai pemimpin ia memahami duka rakyat.

Kami Rakyat Papua berkeberatan atas kepemimpinan pemerintahan Abdurrahman Wahid selama ini, mendukung penggantian presiden, dengan ini menyatakan bahwa:

Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam kepemimpinannya sangat lemah di segala bidang.
1. Ia lupa dan tidak sadar diri bahwa MPR telah mengangkatnya sebagai presiden, dan berperilaku seperti anak manja yang harus dituruti semua kehendaknya. Ia bukan sosok seorang pemimpin dan seorang presiden yang pantas memimpin bangsa Indonesia.
2. Gus Dur tidak pernah transparan mengendalikan segala bidang, terutama bidang ekonomi, bidang keuangan, diantaranya tidak mampu hadapi Dana Moneter Internasional IMF.
3. Beliau telah memperlakukan beberapa hal yang kami, rakyat Papua, anggap makar dan KKN, seperti

a) pada tahun 2000 ia membiarkan kelompok-kelompok masyarakat Indonesia mengadakan kegiatan kegiatan separatis.
b) Gus Dur tidak ada keperdulian atas gerakan-gerakan separatis, pembunuhan di berbagai daerah karena konflik antar suku dan agama, yang makin hari makin membesar. Ia pilih pergi ke luar negeri seakan-akan tidak ada masalah di dalam negeri.
c) Ia melakukan pelanggaran moril dengan diperlakukan KKN antara kroni-kroninya, diantaranya Buloggate. Ia tidak digubris oleh instansi-instansi atau pimpinannya yang layaknya tunduk pada perintah seorang presiden manjatuhkan martabat institusi kepresidenan di depan mata rakyat Indonesia. Gus Dur menuduh macam-macam orang tanpa bukti didepan rakyat, memberi perlindungan kepada pimpinan konglomerat yang jelas bersalah.
d) Ketiga (a), (b) dan (c), selain banyak kekurangan-kekurangan lainnya tersebut, merupakan kehancuran citra dan bangsa Indonesia di mata bangsa dan mata asing.
PRESIDEN MEGAWATI SOEKARNOPUTRI sejak 23 Juli, 2001, dibebankan tugas dan tanggung jawab sebagai Presiden. Namun, terbukti selama menjadi wakil presiden peranannya sangat lemah, dan tugasnya yang pernah diberikan untuk daerah-daerah yang dilanda kerusuhan sampai sekarang belum pernah diselesaikan oleh beliau. Kita memberi dukungan dan kesempatan kepada Presiden Megawati untuk memperbaiki Negara dan Bangsa kita, BERSIH DARI semua UNSUR dan CARA BERPIKIR ORBA (KKN) sampai dengan tahun 2004.


PEMELIHAN PRESIDEN LANGSUNG OLEH RAKYAT


Selain tersebut diatas, kami ajukan PEMILIHAN LANGSUNG PRESIDEN OLEH RAKYATdapat diwujudkan.Dasar kita adalah apabila pemilihan Kepala Kelurahan dilakukan di banyak desa di Indonesia, maka pemilihan presiden oleh rakyat langsung dapat pula dilaksanakan. Kami menyerahkan pelaksanaan teknis kepada wakil-wakil kita di Jakarta.

Dengan berbagai pertimbangan-pertimbangan tersebut diatas, maka kami mengajukan se-seorang PEMIMPIN BARU UNTUK TAHUN 2004 yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1. Dia harus seorang keturunan raja, seperti kami para sesepuh rakyat Papua karena seorang keturunan, lebih memperhatikan aspirasi rakyat.

2. Dia harus orang kaya. Atau memiliki kemampuan mendapatkan kekayaan dengan alasan-alasan wajar dari sumber-sumber yang mendukungnya, supaya ia tidak mencuri atau mengkorupsi uang rakyat.

3. Kekayaan ini TIDAK diperoleh dari jamannya ORBA, melainkan karena dari sumber leluhurnya (Dinasti), dan karena sumbangan dari pihak-pihak dalam dan luar negeri yang ingin melihat Indonesia menjadi makmur. Bukan sumbangan asing yang punya niat terselubung mengendalikan Indonesia untuk kepentingan mereka sendiri.

4. Ia tidak boleh datang dari kalangan figur publik jaman ORBA. Kita memiliki lebih dari 210 juta penduduk. Pasti diantara 210 juta manusia itu ada yang punya kemampuan.

5. Dia tidak punya hutang moral, tidak punya hutang materi kepada golongan manapun, dan tidak punya hutang materi kepada konglomerat yang sebagian besar dikenal mencuri dan mengsengsarakan rakyat.

6. Kepemimpinannya tidak akan ditunggangi dan tidak dikendalikan kepentingan- kepentingan golongan tertentu dengan akibat mengabaikan kepentingan mayoritas rakyat biasa. Kepemimpinannya akan lebih transparan.

7. Pemimpin yang tidak pernah merasakan duka rakyat tidak bisa memahami duka rakyatnya. Dia adalah Ratu Adil karena sudah saatnya kita rakyat Indonesia, dan kita Rakyat Papua, perlu keadilan di segala bidang. Ia menyadari dan mengetahui artinya keadilan karena ia pernah merasakan duka yang juga dirasakan oleh banyak orang kecil.

8. Dia adalah seorang yang cukup umur, bukan anak ingusan yang sering ditayangkan di layar televisi membicarakan hal-hal yang mereka sendiri belum pernah mengalami. Ia hendaknya berusia diantara 50 sampai dengan 60 tahun supaya pemikirannya matang dan tidak gegabah, dan tidak terlalu tua sakit-sakitan.

9. Dia pernah menyumbang kepada Rakyat Indonesia, baik dalam bentuk pikiran atau dalam bentuk lain yang sekarang dinikmati rakyat banyak. Ia harus punya bukti menyumbang pikiran atau hasil pemikirannya.

10. Dia memiliki Program Kerja dan memiliki visi untuk menjadikan Bangsa Indonesia

a. bangsa yang dihormati di dunia internasional karena kekuatan ekonominya,

b. visi meningkatkan kekuatan TNI sebagai penjaga kedaulatan wilayah Republik melawan gangguan kedaulatan Negara dan pencurian hasil laut, dan

c. visi meningkatkan kekuatan rakyat kecil yang tidak tergantung kepada ekspor.

d. Visinya adalah rakyat adalah andalan, seperti Amerika Serikat pada tahun 1940-65an, bukan karena bantuan luar negeri. Ekspor adalah sebagai penunjang karena rakyat yang kuat dan makmur dapat menyerap semua hasil produksi dalam negeri.

Visinya bukan visi ikut-ikutan, atau visi yang tidak terperinci seperti "berjuang untuk demokrasi" yang tidak jelas bagaimana akan berjuang untuk demokrasi ini. Atau "visi tambal sulam" karena menjawab berbagai masalah yang melanda Indonesia belakangan ini. Tapi visi yang murni, visa yang sudah berjalan, yang dibuatnya jauh hari sebelum krisis-krisis melanda Indonesia, visi yang terperinci dan jelas, dan melihat Indonesia memiliki hak, dan harus menjadi negara besar dan negara adidaya.
11. Dia menyadari bahwa Indonesia tidak berdiri sendiri lagi, melainkan bagian dari dunia internasional. Karena itu
a. ia harus berpengalaman di dunia internasional dan dalam negeri sebagai pengusaha. Bukan sebagai pejabat kaya yang korup karena seorang pejabat layaknya bukan orang kaya.

b. ia pernah menjadi seorang guru pada instansi pemerintah, maka ia paham tata cara pemerintahan.

c. ia adalah pemrakarsa gagasan baru yang berguna bagi bangsa, dan memiliki bukti-buktinya, dan

d. pernah menyumbang kepada Negara karena gagasan-gagasan ini. Ia bukan mengambil, melainkan memberi.

12. Dia harus mampu menghadapi hujatan di forum-forum internasional seperti di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB-United Nations) yang melukai citra bangsa dengan cara-cara yang elegan, tidak gegabah, tidak untuk menyenangkan dunia internasional dan mengorbankan bangsanya sendiri seperti mantan presiden R.I. B.J. Habibie yang menghilangkan Timor Timur. Dia tidak akan menambah pada jeleknya citra bangsa di mata dunia internasional, seperti Gus Dur yang mengemis uang kecil dari Raja Saudi untuk perjalanan keliling luar negeri.

13. Orangnya harus gagah dan berwibawa, karena jaman sekarang tiap gerakan pemimpin bangsa dipantau di televisi dunia. Ia harus berpenampilan seperti presenter (penyiar) di dalam siaran televisi karena penampilannya di dunia internasional mencerminkan bangsanya, dan di dalam negeri penampilannya bisa membanggakan dunia nasionalnya. Apa yang ia lakukan, baik cara bekerjanya dan penampilannya, mencerminkan bangsa Indonesia di luar dan di dalam negeri.

14. Ia bisa berbahasa asing, dan apabila perlu, dapat pula berpidato dalam bahasa asing seperti pemimpin Amerika Bill Clinton, George Bush, dan pemimpin Inggeris Tony Blair. Ia harus memiliki kharisma seorang pemimpin Indonesia seperti Bung Karno. Lebih penting lagi ia 

a. mengenal cara berpikir dan mengenal kebudayaan orang asing, selain orang Indonesia karena ia mampu menjembatani cara berpikir orang asing dengan orang Indonesia.

b. Pemimpin baru Indonesia, harus mampu meyakinkan bangsa-bangsa asing, selain bangsanya sendiri karena bangsa Indonesia tidak berdiri sendiri di dalam urusan internasional.

15. Pimpinan baru ini mendukung semua partai, tidak membedakan partai satu dengan partai lain, dan tidak memberi prioritas kepada hanya salah satu partai/satu golongan saja. Kita memilih seseorang pemimpin yang tidak menganut pada pengkotakan rakyat dalam bentuk partai politik, atau dalam bentuk golongan apapun. Kami rakyat Papua tidak bersedia di kotak-kotakan apapun kepercayaan politik dan agama masing-masing orang. Kita menyadari partai adalah sarana pemilihan pimpinan. Namun, pimpinan ini harus mampu memenuhi aspirasi tiap partai. Ia adalah kawan semua partai, IALAH ORANG INDONESIA, bukan orang golongan ini atau partai itu. Semua partai dan golongan memiliki program kerja yang kurang-lebih sama, bahwa semua orang Indonesia sama, dan memiliki tujuan yang sama. Yaitu:
a. rakyat dan bangsa Indonesia menjadi makmur,

b. Indonesia dihargai di mata internasional, dan

c. Indonesia harus menjadi "mercu suar" dunia dengan cara memberi contoh baik kepada dunia. Bukan dikenal sebagai negara no. 2 terkorup di dunia, membunuh bangsanya sendiri, dikenal selalu bergejolak, dan macam-macam hujatan yang dilontarkan dunia internasional.


Kami pemimpin rakyat Papua dari tingkat bawah sampai dengan tingkat atas terdiri dari para kepala sesepuh suku Irian, organisasi-organisasi massa, lembaga-lembaga swadaya masyarakat, MENGAJUKAN PIMPINAN BARU INDONESIA yang dapat memenuhi syarat-syarat tersebut diatas, khususnya untuk pemilihan period 2004.


Sejak tanggal 24 Juli sampai dengan Januari 2002, surat ini telah ditandatangani oleh lebih 
dari 300 (tiga ratus) KELOMPOK terkait.
Kami mengetahui dan diantara kita telah bertemu dengan seorang calon pimpinan yang dapat memenuhi syarat-syarat tersebut diatas. Dia kami ajukan untuk period tahun 2004 keatas. Dia adalah:
1. Keturunan Raja Jawa MANGKU NEGARA ke I. Nama orang ini tercantum beberapa kali sebagai keturunannya di makam Pangeran Samber Nyowo/Pangeran Sapu Jagad (Raja Mangku Negara ke I, dikenal sebagai "Pengambil Nyawa" dan "Pembersih Kotoran") di Gunung Mengadeg, Solo, Jawa Tengah. Ayah kandungnya (almarhum tahun 1991) adalah salah satu pendiri Kementerian Luar Negeri (sekarang Departemen Luar Negeri), salah satu pendiri R.R.I. (Radio Republik Indonesia) yang menyiarkan aspirasi kemerdekaan Indonesia ke luar negeri pada tahun 1940an dalam bahasa Inggeris, Veteran Pejuang Kemerdekaan Golongan 'A' dan mendapat penghargaan dari berbagai negara dan Republik. Keluarganya telah mempunyai sejarah menyumbang kepada Negara dan Bangsa.

2. Dia bukan orang kaya walau pernah beberapa kali sejak tahun 1980an menjadi multi-jutawan dolar. Ia mendapat kepercayaan dari sumber sumber leluhurnya, dan sumber-sumber pendanaan lain di luar dan dalam negeri. Sumber-sumber ini adalah untuk melanjutkan proyek peningkatan orang kecil di desa. Cita-citanya adalah menjadi sangat kaya raya menjadi multi milyarder dolar "dengan patokan kekayaan" mampu membiayai anggaran Pemerintah R.I. dengan uang pribadinya, bukan menjadi seorang pemimpin negara (yang juga pernah ia nyatakan di sebuah majalah yang memuat visi dan ceritanya)sebab ia berniat santai-santai saja di hari tuanya. Bukan menjadi kaya terselubung sebagai pejabat negara yang baginya sama dengan mencuri, sama dengan menjadi maling.

3. Sumber pendanaan yang tengah dipersiapkan dan dipercayakan kepadanya adalah untuk membangun "Proyek Telpon Murah Masuk Desa" dengan anggaran US$ 150 milyar (seratus limapuluh milyar dolar Amerika, sekitar seribu tujuh ratus [1.700] trilliun rupiah), bukan bersumber kekayaan ORBA atau bersumber dana korupsi, melainkan kekayaan sumber Dinasti Leluhurnya dari Jawa dan dari sumber-sumber milik Indonesia di luar negeri yang keberadaannya pernah di akui oleh pimpinan IMF dalam konperensi pers pada bulan Oktober tahun 1997 di Washington, D.C. Amerika Serikat.

4. Dia tidak punya hutang moral, tidak punya hutang materi kepada golongan manapun, dan tidak punya hutang kepada konglomerat manapun. Dia tidak dikenal oleh para pimpinan ORBA dan pimpinan sekarang.

5. Karena tidak ada hutang bentuk dalam bentuk apapun, dia tidak mudah ditunggangi, dan tidak mudah di kendalikan atau diperalat oleh golongan manapun. Karena tidak ada hutang/kewajiban ini, ia akan lebih mementingkan kepentingan rakyat pada umumnya daripada golongan.

6. Ia beberapa kali pernah merasakan dan mengalami perampasan hak azasinya, ketidak adilan aparat-aparat penegak hukum dan aparat keadilan yang sering kali mengabaikan hak asasi rakyat kecil. Sebagai calon pemimpin dia memahami duka dan ketidak adilan yang dialami rakyat biasa.

7. Ia berusia 60 tahun pada Desember 2001, tapi berpenampilan usia 45 tahun. Selain berpenampilan elegan, ia berwibawa tanpa seragam atau atribut lain. Ia juga tidak kalah penampilan atau tatacara berbicara berhadapan dengan pimpinan dunia seperti Presiden Amerika Serikat George Bush, atau Perdana Menteri Inggeris Tony Blair. Apabila perlu ia juga mampu berpidato dalam bahasa mereka tanpa accent sedikitpun. Ia mengenal kebudayaan negara-negara adidaya dan dapat menterjemahkan cita-cita kita supaya bisa dipahami negara lain.

8. Dia pernah menyumbang pada pemerintah Indonesia dengan gagasan-gagasannya, dan pernah bekerja untuk kepentingan Pemerintah dan ABRI dengan memasang jaringan komunikasi ABRI/Pemerintah di 1,700 lokasi lebih dari Sabang sampai Merauke pada tahun 1979 s/d tahun 1982 untuk kepentingan administrasi pemerintahan dan PEMILU. Ia bukan orang ABRI atau Pemerintah, tapi visinya memperkuat TNI dari 400.000 personil menjadi 2.100.000 - 2.500.000 (dua juta seratus  ribu s/d dua juta lima ratus ribu) manusia, menjaga kedaulatan Negara memperkuat armada laut, bukan untuk campur politik dalam negeri, seperti sistim pertahanan di angkatan bersenjata Amerika Serikat, dari 200 kapal sekarang menjadi 5.000 unit kapal lebih untuk TNI-AL, Polri, Angkatan Darat dan Angkatan Udara termasuk armada pengangkut helicopter (helicopter carriers). Dia ditawari oleh berbagai kelompok asing untuk menggunakan puluhan ribu ilmuwan bekas Uni Soviet yang teknologinya ditakuti negara-negara barat supaya Indonesia tidak akan mengemis teknologi pertahanan dari negara manapun.

9. Dia memiliki VISI PEMBANGUNAN INDONESIA dan PROGRAM KERJA yang dicetuskan 15 tahun lalu pada tahun 1986. 13 tahun lalu pada tahun 1988 Pemerintah secara tertulis meminta kepadanya menjelaskan visinya. Gagasannya memungkinkan swasta masuk dalam monopoli pemerintah diterima pemerintah R.I. pada tahun 1988, termasuk merobah undang-undang. 

10. Berkat gagasan, visi dan program kerja orang ini, kita diseluruh Indonesia menikmati sistim telekomunikasi mobil, kemudian handphone, siaran televisi swasta, dan usaha-usaha swasta lain yang bekerjasama dengan monopoli pemerintah. Visi/program kerjanya (Telpon Murah Masuk Desa dengan kordinasi usaha-usaha lain) yang dicetuskan sejak tahun 1986 telah sebagian terlaksana dengan adanya usaha telekom swasta dan usaha-usaha lain yang memasuki monopoli pemerintah. Kelanjutan Program Kerjanya akan menyentuh langsung 140 juta manusia Indonesia, akan mengangkat rakyat kecil, dan akan menjadikan rakyat kita di desa menjadi mandiri. Visinya pernah di puji oleh Bank Dunia di media internasional dan nasional, dan bukan visi ikut-ikutan yang dicetuskan karena Indonesia dilanda kekacauan.

11. Ia punya 38 tahun pengalaman bekerja, diantaranya sebagai mantan wartawan berbahasa Inggeris di 2 kantor berita internasional terkenal di London, di Paris dan Kantor Berita Nasional ANTARA di Jerman, berpengalaman dibidang keuangan dan bursa internasional, dan asuransi di tahun 1960-70an. Ia memiliki pengalaman yang jarang dimiliki orang lain, baik orang Indonesia atau orang asing. Yaitu pengalaman sebagai seorang "pelaksana lapangan/agen rahasia" (field operative/secret agent) melawan dinas militer dan intel terbesar nomor dua dunia di Eropa Timur yang di dramatisir di film-film "James Bond" pada tahun 1960an disaat ia seorang wartawan. Karena pengalaman-pengalaman macam ini, ia dapat dipastikan memiliki keberanian yang luar biasa dan bukan gegabah asal berani mati, mampu menggunakan otaknya, dan memiliki kemampuan memantau keadaan lapangan di medan asing. Ia adalah seorang mantan pengusaha, pernah menjadi guru di berbagai tempat dan di perguruan tinggi, dan di Sekretariat Wakil Presiden jamannya Wakil Presiden Sri Sultan Hamengku Buwono ke IX sebagai Pembantu Staf Ahli Menteri Sekneg mengajar protokol negara dan bahasa Inggeris di jamannya Mensesneg Soedharmono pada tahun 1976 s/d 1985an.

12. Ia sebagai calon pemimpin bangsa Indonesia akan mampu menghadapi hujatan-hujatan dunia internasional dengan cara-cara yang elegan karena kemampuan bernegosiasi. Kemampuan ini ia buktikan dengan menjalin kerjasama dengan perusahaan multi-nasional terbesar dan terkenal di dunia dibidangnya, berusia 135 tahun, memiliki 235.000 pegawai, pernah memenangkan 8 Hadiah Nobel. Ia dibiayai 100% (seratus persen) oleh perusahaan multi-nasional tersebut, tapi mendapat saham sebesar 60% (enam puluh persen), untuk rencana investasi sebesar US$ 7 milyar (US$ 7,000,000,000 dolar, sekitar 794 triliun rupiah) berkat kemampuan bernegosiasi dengan orang-orang asing. Di dunia usaha internasional maupun nasional, keberhasilan semacam ini, yaitu orang tidak bermodal tapi mendapat saham mayoritas dengan perusahaan terbesar dunia di bidangnya, dianggap mustahil dan luar biasa. Kita dari masyarakat Papua, yakin dia bisa mengatasi segala macam negosiasi internasional, mampu menempatkan IMF dan institusi internasional lain pada tempatnya karena mereka sendiri tidak bebas dari KKN versi luar negeri. Dia akan menang demi kepentingan bangsa Indonesia.

13. Ia berkawan dengan semua orang, mengenal peranan partai dan golongan, dan memahami aspirasi-aspirasi mereka. Ia tidak memandang partai atau kelompok, melainkan karena semua orang Indonesia, baik yang didalam partai, golongan maupun yang tidak berpartai, atributnya dan kepercayaannya serta adatnya beraneka ragam, dan kepercayaan politik dan agama serta adat yang berbeda adalah hak tiap orang. Ia punya kemampuan bergaul dan dapat berbaur/menempatkan diri sebagai seorang petani sehingga dapat dianggap seperti orang petani, mampu bergaul dengan anak-anak muda generasi penerus kita yang merupakan mayoritas penduduk kita, dan memahami aspirasi mereka karena ia sendiri seorang bapak dari anak-anak berusia 27, 34 dan 35 tahun (dan memiliki cucu-cucu) yang semuanya sukses. Ia mampu bergaul dengan para pimpinan negara dan para pimpinan dunia usaha raksasa yang telah terbukti tersebut diatas tanpa rasa ditekan karena dia tidak merasa berhutang atau berkewajiban kepada siapapun. Ia tidak canggung, segan, sungkan atau minder menghadapi siapapun, baik ini orang asing atau bangsanya sendiri.

14. Ia benar-benar seorang pemimpin, gagasan-gagasanya yang melawan arus di saat-saat itu, didengar dan dilaksanakan oleh Pemerintah dan dinikmati rakyat sejak tahun 1988, dan bangsa Indonesia kini mampu mengembangkan gagasan- gagasan yang ia cetuskan. Selain berwawasan seorang pemimpin, ia berpenampilan seorang pemimpin, punya rasa percaya diri karena keberhasilan- keberhasilan yang pernah ia raih, baik di "bidang-bidang normal" yang ditekuni jutaan orang lain, dan "dibidang bukan normal" mempertaruhkan nyawanya di medan asing yang berbahaya sebagai mantan pelaksana lapangan, atau "memutar-balik kebiasaan & norma dunia usaha" menghadapi perusahaan raksasa multinasional demi kepentingan bangsa Indonesia. Dia cocok untuk menjadi pemimpin seluruh bangsa, bukan pemimpin golongan atau partai saja karena ia menganggap semua partai sebagai kawan yang patut di rangkul karena mereka semua orang Indonesia yang punya hak menganut kepada kepercayaan yang berbeda-beda.

Ia tepuk dada bangga karena ia orang Indonesia. Ia berbuat untuk bangsa Indonesia (mengikuti jejak ayah kandungnya). Tapi di matanya apa yang telah ia buat dan sumbang tidak ada apa-apanya, biasa-biasa saja sebagai kewajiban seorang putra Indonesia.


Kami, Rakyat Papua, yakin pengalaman dan keberaniannya selama 37 tahun tersebut diatas, akan dipergunakan untuk kepentingan bangsa Indonesia apabila ia bersedia menjadi pimpinan kita untuk tahun 2004 mengingat usianya yang cukup lanjut.

Situs "webpage" orang yang dimaksud dapat di dibaca di www.suryo.net. Riwayat hidupnya dapat dilihat di internet dengan alamat cv.suryo.net. Kami melampirkan Riwayat Hidup calon pimpinan kita yang juga dapat diperoleh di situs tersebut. Demikian pemikiran kita Rakyat Papua dapat dipertimbangkan dan diperhatikan demi kelangsungan dan kejayaan Republik Indonesia yang kita semua cintai dan hargai.


Sejak tanggal 24 Juli sampai dengan Januari 2002, surat ini telah ditandatangani oleh lebih 
dari 300 (tiga ratus) KELOMPOK terkait.

Hormat kami,

Para Kepala Suku Irian Jaya                  MENGETAHUI                                         MENGETAHUI
 
 
 

__________________                        _____________________                               _________________
Kepala Suku                                        GUBERNUR IRIAN JAYA                             DPRD -  IRIAN JAYA
 
 
 

____________________                    ____________________                                __________________
Kepala Suku                                        Kepala Ormas                                                  Kepala LSM 
                                                            (Cap)                                                               (Cap)
 
 

____________________                    ____________________                                __________________
Kepala Suku                                        Kepala Ormas                                                  Kepala LSM 
                                                            (Cap)                                                               (Cap)
 
 

____________________                    ____________________                                __________________
Kepala Suku                                        Kepala Ormas                                                  Kepala LSM 
                                                            (Cap)                                                               (Cap)
 
 

____________________                    ____________________                                __________________
Kepala Suku                                        Kepala Ormas                                                  Kepala LSM 
                                                            (Cap)                                                               (Cap)



Sejak tanggal 24 Juli sampai dengan Januari 2002, surat ini telah ditandatangani oleh lebih
dari 300 (tiga ratus) KELOMPOK terkait.

Halaman ini di baca oleh pembaca sejak tanggal 1 Juli, 2001
Google
Part of the v3exchange.com network!